Remisi Spontan Kanker

Remisi Spontan Kanker

Remisi Spontan Kanker

Kanker telah menjadi sebuah kata yang mengandung kewaspadaan dan ketakutan. Namun, bagi sebagian kecil orang, kanker justru menjadi bukti keajaiban. Orang-orang tersebut adalah penderita kanker yang mengalami remisi spontan di mana mereka dinyatakan bersih dan sembuh dari kanker secara tak terduga. Kasus-kasus ini tentu mengundang banyak pertanyaan, terutama dari kalangan medis yang sudah beratus-ratus tahun berusaha mengalahkan kanker. Bisakah kanker sembuh dengan sendirinya?

 

Apakah mungkin sembuh dari kanker secara tiba-tiba ?

Fenomena ini dikenal dalam dunia medis dengan istilah remisi spontan. Remisi spontan adalah hilangnya atau berkurangnya tumor secara signifikan pada pasien yang telah divonis dengan penyakit kanker tertentu. Selain itu, remisi spontan juga merujuk pada kondisi di mana pasien tak lagi menunjukkan gejala-gejala yang biasanya ditunjukkan akibat penyakit yang diderita. Yang membedakan kondisi ini dengan remisi pada umumnya adalah remisi spontan biasanya terjadi tanpa pengobatan atau perawatan kanker konvensional seperti operasi pengangkatan tumor atau kemoterapi.

Meskipun disebut sebagai remisi spontan, kata spontan dalam istilah ini jangan diartikan secara harfiah. Spontan maksudnya pasien menunjukkan kemajuan yang bertahap, bahkan bisa memakan waktu berbulan-bulan, sampai penyakit tidak ditemukan lagi tanpa alasan yang jelas. Padahal, pengidap kanker ini biasanya tidak menjalani pengobatan atau perawatan yang seharusnya dijalani seorang pasien kanker.

Remisi spontan kanker adalah kasus yang sangat jarang terjadi. Prevalensi remisi spontan pada penderita kanker yang dilaporkan oleh BBC adalah 1 di antara 100.000 pasien. Biasanya jenis kanker yang paling sering menunjukkan remisi spontan adalah neuroblastoma, kanker sel ginjal, kanker kulit melanoma, leukimia, dan kanker kelenjar getah bening. Namun, penyakit yang sembuh secara misterius ini sebenarnya bisa terjadi pada hampir semua jenis kanker.

 

Seperti apa kasus remisi spontan kanker ?

Para ahli masih mendebatkan definisi dan ciri-ciri pasti dari remisi spontan pada penderita kanker. Akan tetapi, biasanya remisi spontan kanker ditunjukkan dengan hilangnya atau mengecilnya tumor dan kanker tanpa tanda-tanda rekurensi (kanker atau tumor muncul kembali) hingga sepuluh tahun kemudian. Suatu kasus penyembuhan kanker bisa disebut sebagai remisi spontan kanker jika memenuhi paling tidak satu dari syarat-syarat berikut ini.

 

  1. Pasien tidak menjalani pengobatan konvensional sama sekali

Beberapa pasien yang didiagnosis dengan kanker di stadium akhir biasanya menolak pengobatan, perawatan, atau pemeriksaan medis karena mereka lebih memilih untuk fokus menjalani hari-hari terakhir dengan penuh makna. Namun, secara tak terduga kanker dan tumor yang tadinya bersarang dalam tubuh mereka menghilang atau mengecil secara signifikan. Sudah banyak rumah sakit dan dokter yang melaporkan kasus langka di mana pasien dinyatakan bersih dari kanker tanpa menjalani pengobatan atau perawatan yang disediakan fasilitas kesehatan.

 

  1. Pasien tidak menjalani pengobatan konvensional secara penuh

Pasien tetap menjalani pengobatan dan perawatan medis, tapi sebelum prosedur selesai atau dijalani secara penuh, pasien tersebut tak lagi memiliki tumor atau sel kanker dalam tubuhnya. Dalam beberapa kasus lainnya, pasien hanya menjalani pengobatan atau perawatan seadanya namun sudah menunjukkan kemajuan yang berarti, bahkan hingga sembuh sepenuhnya.

 

  1. Pasien mengalami kemajuan secara bertahap

Beberapa pasien kanker berhasil menunjukkan kemajuan yang secara medis kemungkinannya sangat kecil atau bahkan tidak mungkin sama sekali. Meskipun pasien tak serta-merta bersih dari kanker, berbagai gejala dan tanda kanker yang diidapnya mulai mereda dan hilang.

 

  1. Pasien memiliki harapan hidup yang panjang

Remisi spontan kanker juga bisa terjadi pada penderita kanker yang berhasil hidup jauh lebih lama dari prognosis atau harapan hidup yang diperkirakan oleh tenaga medis secara ilmiah. Pasien tersebut juga hidup melampaui tingkat kelangsungan hidup (survival rate) yang telah diteliti melalui statistik kesehatan.

 

  1. Remisi karena kombinasi berbagai pengobatan

Banyak juga kasus remisi spontan yang ditemui pada pasien kanker yang mengombinasikan lebih dari satu metode pengobatan atau perawatan. Misalnya, pasien tersebut tetap menjalani biopsi tetapi di saat yang bersamaan menjalani metode pengobatan alternatif.

 

  1. Mukjizat

Untuk kasus-kasus tertentu yang sangat langka, pasien kanker menjalani ritual-ritual keagamaan atau melakukan suatu tindakan spiritual seperti meditasi dan berpuasa hingga dirinya dinyatakan sembuh dari kanker. Kebanyakan dari pasien kanker yang mengalami remisi spontan jenis ini benar-benar memercayai adanya kekuatan di luar kuasa dan pemahaman manusia yang bercampur tangan dalam kesembuhan mereka. Perlu diingat bahwa cara ini bukan metode pengobatan atau perawatan yang direkomendasikan bagi penderita kanker, namun penelitian menunjukkan bahwa hal seperti ini memang pernah terjadi.

 

Bagaimana remisi spontan kanker bisa terjadi ?

Para ahli berlomba-lomba untuk meneliti kasus remisi spontan dan penyebabnya. Namun, hingga saat ini belum ada jawaban pasti yang bisa menjelaskan mengapa seseorang bisa tiba-tiba sembuh dari kanker. Berdasarkan studi kasus yang dilakukan para dokter, inilah faktor-faktor yang bisa menjadi pemicu remisi spontan kanker.

  • Sistem kekebalan tubuh (imun) yang membunuh sel-sel kanker
  • Faktor hormon
  • Mutasi genetik (perubahan struktur DNA dan RNA)
  • Tumor berubah menjadi jaringan yang sehat dan normal dalam tubuh
  • Angiogenesis (pembentukan pembuluh darah baru di sekitar tumor) yang terhambat
  • Apoptosis (proses matinya sel-sel yang tidak diperlukan tubuh)
  • Efek plasebo (obat kosong) yang positif
  • Hipnosis

 

Siapa saja yang mungkin sembuh dari kanker ?

Pada kasus-kasus remisi spontan kanker yang pernah terjadi, para ahli menemukan kesamaan yang dimiliki oleh para pasien. Mereka yang sembuh dari kanker secara tak terduga umumnya menjalani perubahan gaya hidup yang lebih sehat dan positif, memiliki orang-orang terdekat yang selalu mendukung dan mendampingi, mengikuti kegiatan yang bisa meningkatkan kesadaran sekaligus mengurangi stres seperti yoga dan meditasi, dan mau menerima kondisi mereka sebagai suatu pelajaran dan pengalaman yang penuh makna.

 

Remisi Spontan Kanker

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*