Kanker Darah atau Leukimia Rembang SMS / WA 0812 9127 3879

https://www.youtube.com/watch?v=ay3wFp0w_BY

Kanker Darah / Leukimia ialah kanker yang menyerang sel-sel yang membentuk sel darah dalam sumsum tulang. Pada kondisi normal, sel-sel darah putih akan bertumbuh secara rutin di saat tubuh membutuhkannya buat memberantas infeksi yang muncul.

Namun lain halnya dengan penderita kanker darah. Sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal, tidak dapat berfungsi dengan baik, & secara berlebihan. Jumlahnya yang berlebihan akan menyebabkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan menurun.

 

Macam-macam Kanker Darah / Leukimia

Ada berbagai macam Kanker darah atau leukimia. Berdasarkan kecepatan perkembangannya, kanker ini dapat dikelompokkan menjadi akut & kronis.

Kanker darah / leukimia akut bertumbuh dengan pesat akibat penambahan jumlah sel darah putih yang abnormal yang pesat dan penyebarannya ke dalam aliran darah. Jenis ini harus diatasi dengan segera.

Sementara itu, kanker darah kronis bertumbuh secara perlahan-lahan dan dalam jangka lama. Cirinya cenderung tak segera dirasakan sehingga baru terdiagnosis setelah bertahun-tahun. Sel-sel darah putih yang seharusnya sudah mati akan tetap hidup & menumpuk dalam aliran darah, sumsum tulang, juga organ-organ lain yang terkait.

Kanker darah atau leukimia juga bisa dikategorikan menurut jenis jaringan darah putih yang diserang. Kanker darah yang menyerang sel-sel limfa dikenal dengan sebutan leukemia limfotik dan yang menyerang sel-sel mieloid disebut leukemia mielogen.

Menurut 2 pengelompokan di atas, ada 4 jenis Kanker Darah atau Leukimia yang paling biasa terjadi. Berikut ini penjelasan untuk masing-masing jenisnya.

 

Kanker Darah Langka

 

  1. Leukemia limfotik akut / acute lymphocytic leukemia (ALL)

ALL dapat memperlambat tugas limfosit sehingga penderitanya berpotensi mengalami infeksi yang serius. Kanker darah atau leukimia ini normalnya diderita oleh anak-anak, tapi juga mungkin menyerang dewasa.

 

  1. Leukemia mielogen akut / acute myelogenous leukemia (AML)

Ini merupakan jenis kanker darah / leukimia yang normalnyamelanda dewasa. Tetapi AML juga dapatdiderita oleh anak-anak juga remaja. Kanker ini akan membentuk sel-sel mieloid yang tidak sempurna danbisamenyumbat pembuluh darah.

 

  1. Leukemia limfotik kronis atau chronic lymphocytic leukemia (CLL)

Jenis Kanker Darah / Leukimia ini hanya dialami oleh orang dewasa. CLL normalnya baru terdeteksi dalam stadium lanjut karena pasien cenderung tidak merasakan tanda-tandanya untuk waktu yang lama.

 

  1. Leukemia mielogen kronis atau Chronic myelogenous leukemia (CML)

Macam kanker darah / leukimia ini umumnya diidap oleh dewasa. CML mempunyai dua tingkatan. Pada tingkatan pertama, sel-sel abnormal akan bertumbuh secara perlahan-lahan. Kemudianwaktu memasuki tingkatan kedua, jumlah sel-sel tidak normal akan bertumbuh dengan cepat sehingga keadaan pasien akan mengurang secara drastis.

Secara umum, kanker darah / leukimia terjadi karena produksi sel darah putih yang terlalu pesat sehingga banyak sel yang masih belum terbentuk secara sempurna dan akhirnya kekebalan tubuh pengidapnya tidak berfungsi secara maksimal.

 

Gejala-gejala Kanker Darah atau Leukimia

Gejala kanker darah atau leukimia sangat beragam. Setiap pengidap biasanya mengalami indikasi yang berbeda-beda, tergantung kepada jenis kanker darah yang diidap.

Gejala-gejala kanker ini juga cenderung susah dikenali sebab cenderung mirip dengan kondisi lain, seperti flu. Sebab itu, kita perlu mewaspadaigejala-gejala normal yang tak kian membaik atau mereda, seperti:

  • Lemas / kelelahan yang berkelanjutan.
  • Demam.
  • Menggigil.
  • Sakit kepala.
  • Muntah-muntah.
  • Keringat berlebihan, terutama pada malam hari.
  • Nyeri pada tulang atau
  • Penurunan berat badan.
  • Pembengkakan pada limfa noda, hati, atau limpa.
  • Muncul infeksi yang parah atau sering terjadi.
  • Mudah mengalami pendarahan (misalnya sering mimisan) atau memar.
  • Muncul bintik-bintik merah pada pada kulit.

 

Penyebab & Faktor Risiko Kanker Darah atau Leukimia

Penyebab utama kanker darah / leukimia belum diketahui secara pasti. Tapi ada sejumlah faktor yang dicurigai bisa menaikkan risiko seseorang buat terserang kanker ini. Faktor-faktor penyebab kanker darah / leukimia tersebut meliputi:

  • Faktor keturunan. Jika memiliki anggota keluarga yang mengidap kanker darah, risiko Anda untuk terkena kanker yang sama akan meningkat.
  • Kelainan genetik, contohnya down syndrome.
  • Pernah menjalani pengobatan kanker. Kemoterapi atau radioterapi tertentu dicurigai bisa memicu kanker darah.
  • Pengaruh kelainan darah yang diderita, contohnya myelodysplastic syndrome.
  • Pernah menderita pajanan terhadap radiasi tingkat tinggi / zat-zat kimia tertentu. Contohnya orang yang pernah terlibat dalam kecelakaan yang berhubungan dengan reaktor nuklir / mengalami pajanan zat kimia seperti benzena.
  • Rokok tidak cuma akan meningkatkan risiko kanker darah (terutama leukemia mielogen akut), tapi juga berbagai penyakit lain.

 

Pemeriksaan dan Pengobatan Kanker Darah / Leukimia

Pada langkah pertama, dokter akan menanyakan tanda-tanda yang terdapat sebelum mendiagnosa keadaan fisik Anda. Bila menduga Anda menderita kanker darah, contohnya sebab adanya pembengkakan pada limfa noda, hati, atau limpa, dokter akan menganjurkan pemeriksaan lebih mendalam yang meliputi tes darah serta biopsi sumsum tulang.

Tes darah akan menunjukkan kadar sel darah putih yang tidak normal. Sementara biopsi sumsum tulang digunakan buat memastikan keberadaan sel-sel kanker darah / leukimia. Prosedur yang dilakukan dengan mengambil sampel sumsum tulang ini juga digunakan buat mengetahui jenis kanker darah.

Setelah diagnosis kanker darah positif, dokter akan mendiskusikan metode pengobatan yang tepat. Jenis penanganan yang akan Anda jalani tergantung kepada banyak faktor, antara lain usia dan kondisi kesehatan Anda serta jenis dan stadium kanker darah yang Anda idap. Berikut ini merupakan metode pengobatan yang umumnya disarankan buat mengatasi kanker darah.

  • Kemoterapi buat membunuh sel-sel kanker.
  • Radioterapi buat menghancurkan & menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.
  • Terapi terfokus buat menyerang bagian-bagian rentan dalam sel-sel kanker.
  • Terapi biologis buat membantu sistem kekebalan tubuh mengenali dan menyerang sel-sel kanker.
  • Transplantasi sel induk atau stem cell buat penggantian sumsum tulang yang sudah rusak dengan yang sehat. Sel-sel induk yang digunakan dapat berasal dari tubuh Anda sendiri / tubuh orang lain sebagai pendonor. Kemoterapi / radioterapi seringnya akan dilakukan sebagai langkah persiapan sebelum menjalani prosedur transplantasi ini.

 

Kanker Darah

This entry was posted in Jual Obat Herbal Kanker, Jual Obat Herbal Kanker Darah, Jual Obat Herbal Kanker Darah Di Bogor, Jual Obat Herbal Kanker Darah Di Tangerang, Jual Obat Herbal Kanker Darah Di Yogyakarta, Jual Obat Herbal Kanker Darah Putih, Jual Obat Herbal Kanker Darah Putih Di Bogor, Jual Obat Herbal Kanker Darah Putih Di Tangerang, Jual Obat Herbal Kanker Darah Putih Di Yogyakarta, Jual Obat Herbal Kanker Di Bogor, Jual Obat Herbal Kanker Di Tangerang, Jual Obat Herbal Kanker Di Yogyakarta, Jual Obat Herbal Kanker Leukimia, Jual Obat Herbal Kanker Leukimia Di Bogor, Jual Obat Herbal Kanker Leukimia Di Tangerang, Obat Kanker and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*